Virus dan bakteri bukanlah satu-satunya yang mengancam sistem kekebalan tubuh Anda. Sel kekebalan tubuh Anda juga diuji sepanjang waktu baik oleh beberapa tersangka lain yang cukup mengejutkan, mulai dari barang-barang modern di rumah Anda hingga faktor emosi yang cukup mengakar. Kami mengumpulkan data untuk menunjukkan beberapa barang yang dapat merusak sistem kekebalan sehingga Anda dapat menghindarinya sebisa mungkin agar tubuh tetap bugar.
Popcorn instan
Popcorn instan yang dibuat dengan microwave
Penyebabnya: Wadah popcorn biasanya dilapisi dengan bahan kimia antilengket yang disebut perflurorinated compound (PFC) sehingga minyak tidak menembus wadah. Sebuah penelitian terbaru di Environmental Health menemukan bahwa tingkat yang dianggap “aman” oleh pemerintah itu ternyata masih 100 hingga 1.000 kali lipat lebih tinggi untuk anak-anak. Bahan kimia ini terbukti mengacaukan sistem kekebalan tubuh Anda; vaksin yang diberikan kepada orang-orang yang memiliki tingkat PFC lebih tinggi dalam tubuh mereka juga menjadi jauh kurang efektif.
Solusinya: Buatlah popcorn di atas kompor. Jangan lupa, bahan kimia serupa juga terdapat pada banyak karpet antinoda, dan wadah atau bungkus makanan cepat saji yang tahan minyak, jadi pastikan juga untuk mengurangi eksposur terhadap barang-barang tersebut.
Panci dan wajan antilengket
Panci dan wajan antilengket
Penyebabnya: Bahan kimia antilengket yang ditambahkan ke dalam wadah popcorn juga tersembunyi di banyak panci dan wajan antilengket. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan di Environmental Health Perspectives menemukan bahwa perempuan yang memiliki tingkat senyawa perfluorinated pengacau hormon - seperti perfluorooctanoic acid (PFOA) dan perfluorooctane sulfonate (PFOS) - lebih tinggi dalam darah mereka memiliki kemungkinan lebih tinggi terkena penyakit autoimun osteoartritis.
Solusinya: Jangan panik jika Anda memiliki panci antilengket. Tapi ketika Anda mulai menemukan goresan pada panci atau bekas goresan pada makanan yang Anda goreng, segera ganti alat tersebut dengan alat yang berbahan kaca, perangkat dari besi tuang atau baja tahan karat guna menghindari bahan kimia antilengket.
Kesepian
Kesepian
Penyebabnya : sel imun Anda ‘bersosialisasi’, dan mereka juga ingin Anda bersosialisasi. Menurut sebuah penelitian ilmiah terbaru, sel kekebalan memindai tubuh Anda untuk menemukan penyakit dan kemudian membagi informasi itu kepada sel lain. Namun jika Anda tidak begitu pandai bersosialisasi, hal itu dapat memengaruhi kemampuan Anda untuk memerangi penyakit. Para peneliti di negara bagian Ohio baru-baru ini menemukan bahwa jika seorang sedang galau akan hubungan pribadinya, dampaknya akan seperti pemicu stres kronis yang akan menekan kekebalan Anda. Penelitian sebelumnya menemukan bahwa kita akan mudah sakit - dan mati lebih cepat - ketika kita tidak pandai bergaul.
Solusinya: Jika Anda sulit merasa cocok dengan orang baru, cobalah secara sukarela bersosialisasi di tempat Anda merasa senang dan bersyukur, seperti di panti asuhan. Anda tidak perlu merasa harus menemukan teman baru di sana - meski akan sangat baik jika Anda mendapatkan teman. Tapi mungkin Anda akan lebih mudah untuk membaur dalam suasana berbagi untuk mementingkan kepentingan orang lain dan dalam perasaan penuh syukur.
Kurang Tidur
Kurang tidur
Penyebabnya : Kurang tidur dapat menurunkan jumlah sel-sel pembunuh yang tubuh Anda butuhkan untuk memerangi infeksi. Sebuah studi dari University of Chicago menemukan bahwa tidur hanya empat jam semalam atau selama sepekan mengurangi jumlah antibodi yang dapat memerangi flu responden dalam penelitian tersebut.
Solusinya: Jangan melihat layar perangkat elektronik apa pun sedikitnya dua jam sebelum tidur. Cahaya dari layar dapat mengelabui otak Anda sehingga tubuh seperti tidak mau beristirahat. Cobalah tidur selama tujuh hingga sembilan jam tanpa gangguan guna meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.
Anti Biotik
Antibiotik
Penyebabnya: Meminum antibiotik dapat menurunkan tingkat sitokina, pembawa pesan hormonal yang dibutuhkan oleh sistem imun Anda saat sakit.
Solusinya: demam dan flu serta infeksi radang telinga tengah dan sinus disebabkan oleh virus, sehingga mengonsumsi antibiotik tidak akan memberi manfaat apa pun untuk menyembuhkan penyakit Anda dan akan membunuh bakteri peningkat imun dalam usus Anda. Cari tahu kapan Anda benar-benar membutuhkan antibiotik. Ketika Anda sedang mengonsumsi antibiotik, pastikan untuk meminumnya tepat waktu dan minum sampai habis. Makan yogurt rendah gula dan makanan berfermentasi untuk mengisi kembali bakteri-bakteri peningkat imun di dalam usus Anda.
Makanan kalengan

Makanan Kalengan
Penyebabnya: Bisphenol A, atau BPA, melapisi bagian dalam wadah makanan kalengan. Pada 2010, peneliti dari University of Michigan School of Public Health menemukan bahwa orang dewasa yang memiliki tingkat BPA lebih tinggi juga memiliki tingkat antibodi cytomegalovirus yang lebih tinggi, menunjukkan bahwa sistem kekebalan selular (cell-mediated immune system) mereka rusak.
Solusinya: Untuk menghindari BPA, pilih makanan yang segar atau beku, dibandingkan dengan makanan kalengan. Selain itu Anda juga bisa memilih sup dan kaldu yang dikemas kotak Tetra Pak, yang jauh lebih aman
Gula
Gula
Penyebabnya: Mengonsumsi 100 gram gula (seperti dalam sebotol soda, yogurt buah, dan cokelat batangan) secara signifikan menurunkan kemampuan sel darah putih untuk membunuh bakteri hingga selama lima jam, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.
Solusinya: Hindari makanan dengan gula tambahan sebisa mungkin, khususnya saat musim dingin dan flu. Gula tambahan banyak terdapat dalam makanan seperti jus, soda dan puding, namun jumlah yang signifikan juga terdapat di banyak yogurt rendah lemak, roti, bumbu dan dressing salad.

makasih gan infonya :D
ReplyDeleteizin share sob :D biar temen bisa tau :D
Wah bagus banget gan infonya
ReplyDeletethanks yo, nice share (y)
padahal ane suka pop cron :'(
ReplyDeleteThanks For Share gan :)
ReplyDeletehttp://dandi-cyber.logspot.com/
serrem
ReplyDeletemantep deh infonya
ReplyDelete